Selasa, 29 Oktober 2013

Ragam Manfaat Bawang Merah


Bawang merah atau Allium Cepa L merupakan salah satu rahasia kelezatan kuliner Asian tenggara pada umumnya dan Indonesia pada khususnya. Hampir semua jenis masakan menggunakan bawang merah ini sebagai salah satu bahan bumbu. Memang, dengan menambahkan bawang merah, cita rasa masakan akan lebih nikmat, kuat dan khas. Tapi, di luar peranannya sebagai bumbu masakan, manfaat bawang merah ini ternyata cukup kompleks utamanya yang berkaitan dengan masalah kesehatan. Sama seperti bawang putih, si bawang merah ini juga menyimpan sejumlah kebaikan yang wajib Anda ketahui. Apa saja?

Kandungan Bawang Merah

Sebelum membedah apa saja manfaat bawang merah ini, tak ada salahnya jika kita memulai dengan kajian seputar kandungan senyawa yang ada di dalam bawang merah. Berdasarkan penelitian komprehensif, bawang merah mengandung beragam senyawa yakni Saponin, Flavonglikosida, minyak atsiri, sikloaliin, florglusin, dihidroaliin, peptide, vitamin C, asam folat, serat dan masih banyak lagi lainnya. Zat yang terkandung di dalam bawang merah inilah kemudian yang menjadi biang di balik manfaat bawang merah yang kompleks.

Beragam Manfaat Bawang Merah

Pernahkah Anda bertanya, mengapa nenek moyang kita mengajarkan agar selalu memakan sate atau makanan yang dibakar lainnya dengan acar bawang merah? Kebiasaan ini memang terkesan sepele tetapi jika Anda tahu kajian ilmiahnya, boleh jadi Anda akan terkejut. Semua makanan yang dibakar akan menyisakan karbon. Jika Anda tak tahu apa itu karbon, cobalah amati bagian yang menghitam pada sate ataupun ikan bakar Anda. Karbon tersebut memang memberi cita rasa yang berbeda pada makanan. Tapi selain itu, ia ternyata bisa memicu kanker di dalam tubuh kita. Ancaman ini cukup serius utamanya bagi mereka yang gemar menyantap makanan yang dibakar. Tapi potensinya bisa direduksi dengan memakan kuliner tersebut lengkap dengan irisan bawang merah mentah. Iya, salah satu manfaat bawang merah adalah melawan kanker di dalam tubuh kita. Mengapa? Sebab bawang merah kaya akan senyawa bermanfaat seperti sulfur. Senyawa ini bisa melindungi tubuh dari kanker payudara, usus, prostat dan lain-lain.

Selain menghalau kanker, bawang merah memiliki beragam manfaat lainnya yang kami rangkum sebagai berikut:

    Mengatasi sembelit. Bawang merah mampu membuang zat racun serta makanan yang mengeras dan terjbak di dalam usus kita. Jadi, jika Anda mengalami sembelit, makanlah bawang merah mentah.

    Mengatasi Pendarahan. Manfaat bawang merah yang satu ini sudah dikenal sejak dahulu kala. Hermoid atau wasir bisa diatasi dengan cara mengiris bawang merah dan kemudian hiruplah aromanya secara perlahan. Lakukan berulang-ulang hingga keluhan Anda lenyap.

    Membantu meringankan gejala diabetes. Berdasarkan kajian klinis, bawang merah terbukti mampu memaksimalkan produksi insulin. Dengan demikian, jika Anda menderita diabetes mellitus, upayakanlah mengkonsumsi bawang merah mentah secara rutin per harinya.

    Melindungi organ jantung. Manfaat bawang merah yang satu ini telah terbukti secara medis. Bawang merah mampu menurunkan potensi terkena serangan jantung koroner. Konsumsi teratur bawang merah juga bisa menormalkan tekanan darah tinggi serta membuka arteri yang sedang dalam keadaan tersumbat. Arteri yang bebas dari subatan akan berdampaik baik bagi kesehatan Anda.
Semoga setelah membaca artikel di atas bermanfaat bai kesehatan anda semua Guys :)

Minggu, 20 Oktober 2013

Manfaat Daun Bawang Bagi Kesehatan


Daun bawang adalah jenis sayuran dari kelompok bawang yang banyak digunakan dalam masakan. Penggunaan daun bawang bisa ditemukan misalnya dalam martabak telur, sebagai bagian dari sop, atau sebagai bumbu tabur seperti pada soto.

Daun bawang terbagi menjadi dua macam yaitu daun bawang bakung atau bawang semprong/sibol yang dalam bahasa latin disebut allium fistulosum dan daun bawang prei atau leek, dalam bahasa latin disebut allium porrum. Kedua daun bawang tersebut memiliki ciri fisik yang berbeda. Daun bawang bakung/semprong/sibol mempunyai umbi kecil, berdaun bulat, panjang, serta memiliki lubang seperti pipa. Sedangkan daun bawang prei/leek tidak mempunyai umbi, berdaun panjang, pipih, serta memiliki pelepah yang panjang dan liat.

Meski dari segi fisik berbeda, namun daun bawang memiliki khasiat yang sama banyak dan bermanfaat bagi tubuh. Bukan hanya bermanfaat memprcantik dan membuat makanan manjadi lezat dengan rasanya yang segar dan khas, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut macam kandungan gizi dan manfaat daun bawang bagi kesehatan tubuh:

    Daun bawang merupakan sumber vitamin A, K, dan E, karoten, xanthin serta kaya akan antioksidan dan mineral yang sangat baik untuk tubuh.

    Daun bawang memiliki kalori yang rendah dan batangnya mengandung serat larut dan tidak larut.
    Bagian yang berwarna hijau pada daun bawang mengandung asam folat yang sangat berguna bagi wanita yang sedang hamil.

    Bila daun bawang dipotong atau dimemarkan akan menghasilkan allicin. Allicin adalah zat yang dapat menurunkan kolesterol, serta berperan sebagai anti-bakteri, anti-virus, anti-jamur dan dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

    Daun bawang mengandung vitamin C yang cukup tinggi yang berguna untuk menjaga tubuh dari infeksi dan efek radikal bebas.

    Daun bawang dapat menurunkan tingkat gula darah. ‘Daun sakti’ yang satu ini juga bisa membantu pencernaan tubuh.

    Untuk Anda yang sedang mengalami gejala flu, daun bawang bisa membantu menyembuhkan. Daun bawang juga memperlancar sirkulasi darah.
Semoga artikel diatas bermanfaat bagi kita semua ya guys :)

Rabu, 09 Oktober 2013

5 Manfaat Bawang Putih


Siapa yang tidak tahu bawang putih? Terutama kaum perempuan. Namun tahukah anda manfaat bawang putih bagi kesehatan. Ternyata bawang putih bukan hanya sebagai bumbu masakan, yang di padukan dengan bawang merah dan bumbu dapur lainnya. Namun di balik baunya yang menyengat dan banyak yang tidak suka. Tanaman ini bisa sangat baik untuk kesehatan.

manfaat bawang putihgambar dari goole images

Siapa yang menyangka manfaat bawang putih sangat hebat dalam peneyembuhan penyakit. Bawang putih sangat efektif sebagai obat dalam menyembuhkan penyakit kulit, dan sangat baik dalam mencegah berbagai penyakit yang lainnya.Berikut ini manfaat bawang putih sebagai penyembuh berbagai penyakit.
Manfaat bawang putih untuk kesehatan

Sebagai Detoksifikasi

Mungkin anda baru mendengarnya dan kaget. Tapi itulah faktanya, bawang putih yang biasa di kenal sebagai bumbu ini, memang tidak sedap baunya dan banyak yang tidak menyukainya. Tapi setelah ini usahakan anda mulai mau mengkonsumsi tanaman ini, sebab bawang putih mampu membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh melalui pori-pori kulit.

Baik untuk kesehatan jantung

Bawang putih sangatlah baik bagi orang yang menderita sakit jantung. Zat Sulfida yang ada di dalam bawang putih, ternyata mampu menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Jadi membantu mencegah kita sakit kardiovaskuler yang menyerang jantung secara mendadak dan terjadi penyumbatan.

Sebagai obat diabetes

Bagi anda yang mempunyai penyakit diabetes, anda perlu mengkonsumsi beberapa siung bawah putih sebagai tambahan obat sakit yang anda derita. Yup, bawang putih memilki khasiat yang besar bagi penderita diabetes, karena mampu meningkatkan insulin di dalam darah.

Mengandung Allicin,pencegah infeksi

Di dalam bawang putih terdapat allicin yang memiliki fungsi sebagai anti jamur yang mujarab bagi tubuh kita sebagai anti penyakit. Dan bawang putih juga bisa sebagai anti body yang melindungi tubuh dari serangan penyakit.

Baik bagi kesehatan telinga

Jika Anda mempunyai infeksi dan sakit pada daerah telinga, bawang putih bisa membantu masalah Anda. Teteskan saja dua sampai 3 tetes minyakyang berasal dari bawang putih ekstrak. Antioksidan yang terdapat di dalam bawang putih membantu mengeluarkan kotoran kotoran serta bakteri yang terdapat di dalam telinga.

Selasa, 01 Oktober 2013

Manfaat Bawang Putih Untuk Jantung Hingga Kanker


Bawang putih dikenal ampuh untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Namun ada manfaat yang tetap belum diketahui secara luas, sebagai antibiotk alami, misalnya.

Antibiotik alami ini efektif melawan racun bakteri, virus, dan jamur.

Bawang putih mampu membantu mengurangi pengentalan darah, dan meningkatkan kesehatan jantung.

Sifat antioksidan yang dimiliki bawang putih berkhasiat mengikat radikal bebas.

Bawang putih juga merangsang produksi empedu untuk membantu menurunkan kadar lemak di hati. Bawang putih bisa pula membantu mencegah batuk dan pilek.

Bawang Putih dan Jantung

Efek positif bawang putih pada sistem peredaran darah sudah banyak diteliti dan terbukti baik untuk:

* Menurunkan tekanan darah

* Menurunkan penggumpalan platelet

* Menurunkan tingkat serum trigliserida dan LDL-kolesterol (jenis yang buruk)

* Meningkatkan serum HDL-kolesterol (jenis yang baik) dan fibrinolisis (mencegah penggumpalan darah.)

* Merangsang produksi oksida nitrat pada lapisan dinding pembuluh darah, untuk menjaga kelenturan pembuluh darah.

* Membantu mencegah arteriosclerosis dan dengan demikian mengurangi risiko serangan jantung atau stroke.

* Dua atau tiga siung sehari bawang putih dapat mengurangi resiko serangan jantung pada separuh pasien jantung.

* Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Life Science, dosis harian 1 ml/kg berat badan ekstrak bawang putih selama 6 bulan mengakibatkan penurunan signifikan kandungan radikal bebas dalam darah pasien arteriosclerosis.

* Dianggap sebagai obat untuk impotensi karena melancarkan aliran darah ke seluruh tubuh.

Bawang Putih dan Kanker

* Penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dan bawang bombay memiliki efek untuk pencegahan kanker.

* Efek protektif bawang putih lebih besar daripada bawang merah, meskipun konsumsi bawang merah telah terbukti mengurangi resiko kanker perut.

* Pada bulan Oktober 2000, American Journal of Nutrition menulis bahwa orang yang mengkonsumsi bawang putih dimasak atau mentah secara teratur memiliki resiko setengah lebih rendah untuk terkena kanker perut dan sepertiga lebih rendah menderita kanker usus besar dibanding yang tidak atau sedikit mengkonsumsi bawang putih.

* Bawang putih masuk dalam daftar makanan yang dirilis oleh American National Cancer Institute sebagai pencegah kanker. Bawang putih mengandung senyawa antikanker dan antioksidan seperti quercetin, sulfida dialil, allin dan ajoene.

* Bawang putih memiliki kemampuan memblokir agen penyebab kanker seperti nitrosamine dan aflatoksin yang secara khusus dikaitkan dengan kanker perut, paru-paru dan hati.

* Kandungan ajoene dan allicin bawang putih mampu menghambat sel kanker sehingga dijuluki sebagai terapi kemoterapi alami.

* Iowa Women’s Health Study menemukan bahwa wanita yang memasukkan bawang putih dalam makanan sehari-hari memiliki resiko lebih rendah terkena kanker usus besar.

* Daging yang dimasak pada suhu tinggi (dipanggang) dapat menghasilkan karsinogenik. Penelitian baru-baru ini menemukan bahwa ketika daging dimasak dengan bawang putih, efek karsinogenik menjadi berkurang.

* Selain bawang putih, sepuluh makanan anti-kanker meliputi: jeruk, sayuran, bawang putih dan bawang merah, teh hijau, asam lemak omega 3, minyak zaitun, tomat, produk kedelai, anggur merah dan coklat.

Bawang Putih dan Sistem Kekebalan Tubuh

* Antioksidan dalam bawang putih memiliki efek yang sangat positif pada sistem kekebalan tubuh secara umum dan karena itu dapat melindungi tubuh terhadap semua jenis serangan bakteri dan virus.

* Bawang putih mampu melawan flu, serta berfungsi sebagai dekongestan dan ekspektoran.

* Bawang putih menjadi sumber vitamin C, B6 serta mineral selenium dan mangan yang telah lama diasosiasikan bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bawang Putih dan Pengendalian Berat Badan

* Allicin merupakan zat yang paling potensial dalam bawang putih dan terbukti tidak hanya menurunkan tekanan darah, tapi juga untuk mencegah kenaikan berat badan.

* Sebuah studi yang diterbitkan di American Journal of Hypertension melaporkan bahwa binatang yang memiliki tingkat insulin tinggi, tekanan darah tinggi, dan trigliserida tinggi dan diberikan allicin tidak atau hanya mengalami sedikit penambahan berat badan.

* Para peneliti menyimpulkan bahwa allicin mungkin menjadi salah satu cara untuk mengendalikan berat badan.
Semoga bermanfaat untuk kesehatan kita semua guys:)